Menu
Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 11.00

Telepon

(0511) 6701091

Hapi dan Dwida Atak-Diang 2019

23 Juli 2019 0 Comment


Malam grand final pemilihan Atak dan Diang Kabupaten Barito Kuala (Batola) 2019 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (22/07/2019) malam, berlangsung semarak.
Kegiatan seni budaya yang dihadiri Bupati Hj Noormiliyani AS, Wakil Bupati H Rahmadian Noor dan isteri Hj Saraswati Dwiputranti, Ketua DPRD H Hikmatullah dan isteri Hj Teti Aprianti, Pj Sekda H Abdul Manaf dan isteri Hj Fidriana, serta para anggota forkopimda dan isteri, para pimpinan SKPD, Camat, dan berbagai lapisan masyarakat ini berlangsung semarak.

Sebelum memasuki acara puncak kegiatan dirangkai berbagai pertunjukan seperti penampilan tari dari Sanggar Permata Ije Jela, pertunjukan madihin, penyerahan trophy pemenang Duta Baca Putera dan Puteri Kabupaten Batola, hingga penyerahan piala bergilir Gubernur Kalsel kepada Bupati Hj Noormiliyani AS oleh Ketua Sanggar Permata Ije Jela Kasmudin atas raihan juara umum Festival Karya Tari Daerah (FKTD) Kalsel yang diselenggarakan di panggung terbuka Bakhtiar Sanderta, Taman Budaya Banjarmasin, 13 Juni 2019 tadi.

Penilaian Grand Final Atak dan Diang 2019 Batola yang dimulai sekitar pukul 20.15 Wita ini berisi sejumlah pertanyaan kepada 10 finalis putera dan 10 finalis puteri dari para dewan juri berpengalaman seperti Drs Mukhlis Maman, Rusdi Rusli MPSi, Syarifah Raguan Fuad Syech, Hj Harliani SIP MSi, Bayu Bastari Setiawan SPd, dan Yodi Indra Widani. Seleksi ini guna mendapatkan 6 pasang terbaik dalam memperebutkan gelar juara dan runner up.

Dari hasil penilaian para juri maka diperoleh juara I Atak diraih Ahmad Hapi (Anjir Pasar), juara I Diang diraih Dwipa Nispulani (Kecamatan Tamban), Wakil I Atak M Rishan (Mandastana), Wakil I Diang diraih Amalia Siti Nurkhadija (Marabahan), Wakil II Atak M Zaki (Anjir Pasar) Wakil II Diang Rari Salsabila (Alalak), Wakil III Atak M Fajar Hairullah (Mandastana), Wakil III Diang Lila Indriani (Marabahan), Wakil IV Atak M Dwi Irfan Maulana (Alalak), Wakil IV Diang Syahira Salsabila (Alalak), Wakil V Atak Adi Rujani Sa’ban (Rantau Badauh) dan Wakil V Diang Dina Resa Safitri (Kuripan).

Sementara untuk 4 pasangan yang sebelumnya tersisih masing-masing mendapatkan kategori penghargaan Atak Persahabatan ditempati Andrianto Dani dan Diang Persahabatan Assaniyah Asri, Atak Berbakat ditempati Rahmad Effendi dan Diang Berbakat ditempaati Nadia Ulahma, Atak Fotogenic diraih I Gusti Arya Aditya D dan Diang Fotogenic diraih Dhiya Rana, dan kategori Atak Favorit diraih Giwan Andrean serta Diang Favorit ditempati Putri Ayu.
Semua peserta selain mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan juga mendapatkan bingkisan dari para suponsor.

Sebelumnya, Bupati Noormiliyani menyatakan sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Pemilihan Atak dan Diang Tahun 2019 ini.
Ia memandang, kegiatan ini di samping mengandung makna penting dalam mendukung, menjaga, memelihara serta melestarikan keanekaragaman kebudayaan juga memiliki nilai sangat strategis sebagai wahana untuk memotivasi serta memupuk rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda agar turut berperan aktif dalam pelestarian akan budaya bangsa khususnya Budaya Dayak Bakumpai.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini juga mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapata menjadi salah satu sarana efektif dalam menciptakan sumber dana manusia yang berkualitas, maju, mandiri serta berdaya saing terutama dalam memacu pengembangan bakat dan keterampilan generasi muda dalam rangka mempromosikan kebudayaan dan kepariwisataan daerah yang menjadi ikon serta kebanggaan masyarakat Batola.

Pada bagian lain Noormiliyani mengatakan, seiring perjalanan waktu telah banyak perubahan serta kemajuan pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat Batola. Untuk itu, kepada para Atak dan Diang ia berharap tidak saja memiliki pengetahuan dan pemahaman seluk beluk sejarah, keragaman budaya dan dunia kepariwisataan namun juga dibarengi pengetahuan dan wawasan luas terutama mengenai kondisi serta potensi daerah maupun berbagai kebijakan dan hasil-hasil pembangunan yang sudah, telah dan akan dilaksanakan termasuk berbagai kendala yang dihadapi Pemkab Batola. Agar nantinya, lanjutnya, dapat dijadikan bahan referensi untuk memberikan informasi yang lengkap sekaligus mempromosikannya kepada masyarakat dan berbagai pihak lainnya dalam rangka mendukung terwujudnya percepatan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

(sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *