Menu
Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 11.00

Telepon

(0511) 6701091

Tahun 2020 Batola Miliki GOR Tipe B

9 Agustus 2019 0 Comment


Kabar gembira bagi masyarakat Barito Kuala, karena pada Tahun 2020 usulan Pembangunan GOR Tipe B diakomodir. Hasil ini positif didapat setelah Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata, Gusti Ruspandi, S.Pd, M.AP saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan Subbidang Olahraga Tahun 2020 melalui Biro Perencanaan dan Organisasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kamis (8/8/19) di Tangerang.

“Alhamdulillah setelah proposal diterima, Batola akhirnya positif memiliki GOR yang representatif. Semoga fasilitas ini semakin memacu semangat atlet-atlet Batola,” papar Kepala Disporbudpar Batola, Gusti Ruspandi, S.Pd, M.AP, Sabtu (10/8/19).

Hasil Rakornis ini menggenapi usaha yang telah dilakukan sebelumnya saat Kepala Disporbudpar Batola, Gusti Ruspandi, S.Pd, M.AP mendampingi Bupati Barito Kuala, Hj. Noormiliyani, AS melakukan Audiensi atas rencana pembangunan gedung olahraga dan segala hal yang berkaitan lainnya kepada Menteri Pemuda Olahraga, Imam Nahrowi di kantornya, Senin (24/06/2019).

Sesuai Permenpora Nomor 08 Tahun 2018 Tentang Standar Prasarana Berupa Bangunan Gedung Olahraga, Acuan Spesifikasi umum GOR Tipe B yaitu : Luas bangunan 1.000 m2 (panjang 40 m, lebar 25 meter), Luas bangunan GOR adalah 20 persen dari luas tanah dengan kapasitas 1.000 – 3.000 tempat duduk, tinggi GOR untuk area permainan adalah 12,5 m dan tinggi GOR zona bebas adalah 5,5 m.

GOR Tipe B dapat menampung 6 cabang olahraga yaitu : 4 (empat) lapangan bulu tangkis berstandar internasional, 1 (satu) buah lapangan voli berstandar internasional, lapangan basket berstandar internasional, lapangan futsal berstandar internasional (ukuran 31 x 16 m), lapangan tenis lapangan berstandar internasional dan lapangan sepak takraw berstandar internasional.

Apabila dibutuhkan, arena GOR juga dapat dipergunakan untuk cabang olahraga lain yang tidak membutuhkan lapangan khusus, seperti beladiri, senam, dsb.

Untuk lokasi sendiri Gusti Ruspandi, S.Pd, M.AP mengatakan, telah ditetapkan yaitu di Jalan Tarutan Kecamatan Marabahan di atas lahan seluas 8 hektar dengan kisaran Pagu sekitar Rp. 14 – 15 milyar.

“Sesuai sistematika DAK, biasanya pencairan tahap pertama dilakukan menjelang triwulan kedua setiap tahun. Berarti pembangunan GOR tersebut sudah dapat dimulai April 2020,” jelas Gusti Ruspandi, S.Pd, M.AP.

“Direncanakan proses lelang dirilis mulai Januari 2020. Kalau lelang berlangsung lancar dan DAK dicairkan lebih cepat, bisa saja pembangunan sudah dapat dimulai minggu kedua Maret 2020,” tandas beliau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *