Menu
Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 11.00

Telepon

(0511) 6701091

Kabupaten Barito Kuala Raih Juara III Kampung Banjar pada Event Festival Budaya Pasar Terapung 2018

26 Agustus 2018 0 Comment


Event tahunan Festival Budaya Pasar Terapung dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie. ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon gas ke udara,  Jumat (24/8) sore. Mengambil tempat di kawasan Siring Nol Kilometer Jalan Sudirman, Festival berlangsung selama tiga hari yaitu tanggal 24 – 26 Agustus 2018.

Festival Festival Pasar Terapung 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Propinsi Kalimantan Selatan diikuti oleh 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan mengambil tema natural atau kembali ke alam.

Festival budaya pasar terapung sebagai upaya untuk mengangkat wisata dan budaya yang bersumber dari kearifan lokal. Acara yang masuk dalam 100 calendar event nasional Kementerian Pariwisata ini diisi dengan kegiatan diantaranya yaitu : Pentas tari daerah, Pawai Budaya, Fashion Carnaval, lomba becak hias, Acil Jukung Festival, Lomba mewarna, lomba foto, lomba memasak di atas sungai Martapura, pawai mobil kodok alias Volkswagen serta lomba Kampung Banjar.

Lomba Kampung Banjar diikuti oleh 13 Kabupaten/Kota dengan menampilkan kuliner khas daerah masing-masing serta kebudayaan dan kearifan lokal daerah masing-masing. Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata juga berpartisipasi dalam Lomba Kampung Banjar dengan menampilkan aneka kuliner dan penganan khas Batola. setelah melalui penilaian dewan juri pengumuman disampaian setelah acara puncak penutupan dengan dengan hasilnya yaitu : Juara 1 Kabupaten Tabalong, Juara 2 Kota Banjarbaru, Juara 3 Kabupaten Barito Kuala.

Kabid Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Barito Kuala, Rosida Watty, S.Sos menuturkan keberhasilan Kab. Barito Kuala tentu tidak lepas dari dukungan banyak pihak terutama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala yang selalu mendukung penuh terutama dalam hal penggangaran agar dapat berpartisipasi dalam event bergengsi tahunan tersebut. keikutsertaan ini tentu saja sejalan dengan misi untuk mempromosikan Kabupaten Barito Kuala agar lebih dikenal guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan.

“ Ya, keberhasilan tersebut tentu saja menjadi tolak ukur kesiapan daerah dalam mengembangkan serta menjaga nilai-nilai tradisi dan kearifan budaya lokal dan mengemasnya dalam kreatifitas dan inovasi namun tetap berpegang teguh dan berbalut pada ciri khas daerah” Pungkas beliau. Lebih lanjut beliau menegaskan pentingnya konsistensi dan totalitas dalam mengikuti event tersebut karena keikutsertaan Kab. Barito Kuala pada tahun-tahun sebelumnya selalu mendududuki 3 besar, diharapkan event ini menjadi salah satu promosi yang efektif guna menarik minat para wisatawan untuk mengunjungi Kabupaten barito Kuala”. (@abdee18)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *