Menu
Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 11.00

Telepon

(0511) 6701091

Bupati Tendang Bola, TSBC V Resmi digulirkan

17 September 2018 0 Comment


Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS membuka Turnamen sepakbola antar klub yang diselenggarakan di Lapangan 5 Desember Marabahan, Senin (17/09). Turnamen Sepakbola Bupati Cup V (TSBC V) yang digelar Disporbudpar bekerjasama Pengcap PSSI Batola ini diawali pertandingan eksibisi antar kesebelasan Forkopimda dan para pimpinan SKPD melawan kesebelasan para camat se-Batola.

Kesebelasan Forkopimda yang ‘dikomandoi’ Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor melawan kesebelasan camat ini berlangsung cukup seru. Jual beli serangan pun terjadi dan beberapa kali kedua kubu nyaris mencetak gol. Namun karena kuatnya pertahanan sehingga setiap kali serangan berhasil digagalkan.

Sempat satu kali umpan nyaris berhasil dilesakan Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor ke kubu kesebelasan camat. Namun lagi-lagi tendangan berhasil dimentahkan. Sehingga sampai pluit akhir ditiup wasit pertandingan pun hanya memperoleh skor kacamata alias 0-0.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS saat membuka kegiatan mengatakan, Turnamen Sepakbola Bupati Cup V ini diharapkan selain untuk menghibur sekaligus untuk menjawab kerinduan masyarakat akan kompetisi sepakbola antar klub.

Hal lain yang diharapkan dari pertandingan guna mengembangkan serta melakukan pembinaan sumber daya manusia di bidang olahraga sekaligus untuk mencari bibit-bibit atlit sepakbola.

Hal yang tak kalah penting dari kegiatan, lanjut mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu, untuk memberikan pengalaman dalam mengembangkan potensi diri para generasi muda serta memupuk kebersamaan, persaudaraan, menumbuhkan semangat sportifitas.

Untuk itu, isteri mantan Bupati Batola H Hasanuddin Murad itu berharap, kepada seluruh peserta agar bisa menampilkan permainan yang menarik serta menjunjung tinggi semangat fairplay sehingga memberikan hiburan bermutu kepada masyarakat pecinta sepakbola.

Bupati berpesan bagi yang menang tetap rendah hati, sementara bagi yang kalah jangan berkecil hati atau marah namun tetap berjiwa besar. “Mari jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk mempersatukan sepakbola yang berorientasi pada prestasi,” ajaknya.

(sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *