“MAHELAT LEBO” KEMBALI MEMUKAU WARGA KOTABARU

Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021 kembali di gelar oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru. Even Pariwisata dan Budaya ini dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 9 s.d. 11 Juli 2021 dan dipusatkan di Pantai Gedambaan Sarang Tiung Kabupaten Kotabaru. Pada even kali ini Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Barito Kuala meninjau kegiatan tersebut dan mengirim “Sanggar Permata Ije” sebagai Tim Kesenian yang turut bergelar di Kotabaru.

Acara ini di buka pada Jumat malam tanggal 9 Juli 2021 di Pantai Gedambaan Sarang Tiung Kotabaru. Dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Bapak Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir secara Virtual. Juga dihadiri secara langsung oleh Bupati Kotabaru, Wakail Bupati Kotabaru, Anggota Forkopimda Kabupaten Kotabaru, Ketua TP. PKK Kabupaten Kotabaru, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan dan Perwakilan Seluruh Dinas yang membidangi Pariwisata di Kabupaten/ Kota se Kalimantan Selatan. Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021 mengusung tema “Magic from the sea” ini merupakan sebuah even Pariwisata dan Budaya Kabupaten Kotabaru yang juga masuk dalam salah satu Even Pariwisata Nasional.

Banyak rangkaian acara dan kegiatan dalam Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021, diantaranya adalah Lomba Kreasi Memasak, Bazar UMKM, Lomba Tari Melayu Pesisir se-Kabupaten Kotabaru, Pertunjukan Musik Etnis Bajau, Pawai Budaya Tim Kesenian Kabupaten/Kota, Lomba Fashin Karnaval Busana Daur Ulang, dan Pagelaran Seni Budaya pada malam Closing Ceremony. Selain itu juga acara ini menghadirkan artis-artis pendukung dari Kota Banjarmasin seperti Tommy Kaganangan, Dj. Adies Momo dan Chef Agus Sasirangan.

Dalam Pawai Budaya Tim Kesenian seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan yang dilaksanakan pada Minggu Pagi tanggal 11 Juli 2021, Kabupaten Barito Kuala melalui Sanggar Permata Ije Jela membawakan sebuah atraksi “Mahelat Lebo” yang menyedot banyak perhatian pengunjung karena semburan apinya. Sebuah tarian khas Kabupaten Barito Kuala ini dibawakan dengan penuh semangat oleh para penari. Mahelat Lebo sendiri menggambarkan tentang kesiapsiagaan suku Dayak Bakumpai dalam mempertahankan Lebo atau kampung yang mereka cintai dari gangguan yang mengancam. Menggunakan mandau dan talabang serta di dukung dengan semangat bagaikan api yang  menyala-nyala mereka turut berjuang untuk mencapai kemakmuran bersama.

Selanjutnya pada malam Closing Ceremony Pemerintah Kabupaten Barito Kuala memberikan penghargaan kepada seluruh Kabupaten/ Kota pendukung Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021. Pada malam penutupan ini juga kembali Kabupaten Barito Kuala melalui Sanggar Permata Ije Jela menampilkan sebuah Tari “Halu Dumah”  sebagai sajian pagelaran seni pada malam itu. Sebuah tari yang diilhami oleh Tari Penyambutan Sinoman Hadrah. Dalam Bahasa Bakumpai “Halu” bermakna sambut dan “Dumah” berarti datang. Selain penampilan Kabupaten/ Kota juga ditampilkan perwakilan dari beberapa provinsi yang turut berpartisipasi secara virtual dan acara Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021 ini ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Kotabaru dan dihadiri oleh seluruh perwakilan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.

Seluruh rangkaian kegiatan pada Festival Budaya Sa-jaan Tahun 2021 ini telah memenuhi standar CHSE dan mematuhi protokol kesehetan. Seluruh pengisi acara dan tamu yang masuk wilayah pantai Gedambaan telah melewati tahapan Swab Antigen sebagai syarat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh pendukung acarapun wajib menggunakan mamsker dan faceshield serta menjaga jarak selama acara berlangsung.

(odie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *