Publikasi

berita-image
Admin
Selasa, 05 Agustus 2025
KALAH MENANG, SEMUA SENANG

FORNAS VII yang mengusung tema “KALAH MENANG, SEMUA SENANG” bukan hanya ajang kompetisi tetapi juga panggung persatuan, promosi pariwisata, serta penggerak kebangkitan ekonomi local melalui partisipasi UMKM dan penguatan sport tourism. Festival FORNAS VIII NTB 2025 pada 26 Juli 2025 hingga 01 Agustus 2025 dan diikuti lebih dari 20.000 pegiat olahraga masyarakat dari 38 provinsi. Kegiatan tersebar di 36 venue yang berada di 5 (lima) kabupaten/kota se-NTB. Untuk Kalimantan Selatan mengirimkan 602 pegiat bersama pelatih dan official.

Berdasarkan Pemberitahuan Kuota Peserta/Pegiat  FORNAS VIII NTB 2025 untuk Kontingen Kabupaten Barito Kuala yang mengikuti Kegiatan tersebut yaitu : 

  1. INORGA PELANGI :  7 orang
  2. INORGA GOBI  :  2 orang
  3. INORGA ABI  :  1 orang
  4. INORGA POGTI  : 1 orang

Untuk perolehan medali FORNAS VIII 2025 NTB, untuk pegiat Kabupaten Barito Kuala memperoleh : 1 Emas atas nama Muhammad Afdillah Kategori Aduan ukuran 70-85, 3 Perunggu atas nama Khoirul Kategori Adu ukuran 105-120, Fahrurazi Kategori 2 Dimensi dan Aulia Rosyadi Kategori Train Naga, Serta 1 Perak atas nama Abdullah pada cabang Gateball.

Adapun total perolehan medali yang diraih Kalimantan Selatan sebanyak 162, yang terdiri dari 61 Emas, 44 perak dan 57 perunggu. Sehingga Kalimantan Selatan menduduki posisi 6 satu tingkat diatas tuan rumah NTB dari 38 Provinsi yang berpartisipasi. 

berita-image
Admin
Selasa, 29 April 2025
KASUBBAG UMUM KEPEGAWAIAN MENGHADIRI ACARA BIMTEK WEBSITE SKPD

Selasa, 29 april Kasubbag Umpeg menghadiri acara Bimtek terkait Website SKPD yang diselenggarakan oleh DISKOMINFO

Admin
Selasa, 04 Juni 2024
GRAND OPENING JEJANGKIT ECOPARK

Jejangkit Ecopark, tempat wisata baru yang akan segera hadir di Kabupaten Barito Kuala tepatnya di Jejangkit Kecamatan Jejangkit.

Tempat wisata ini akan segera dibuka pada tanggal 08 Juni 2024 yang akan diresmikan oleh PJ Bupati Barito Kuala.

berita-image
Admin
Kamis, 22 Juli 2021
GELARAN POPDA 2021, CABOR DAYUNG SUMBANG 4 EMAS

Cabang olahraga dayung Popda Kalimantan Selatan baru saja selesai. Dari 11 nomor yang dipertandingkan, Batola berhasil raih 4 emas 4 perak dan 2 perunggu, Kamis (16/7). Raihan ini menurun sejatinya dari hasil dayung Popda Kalsel 2019. Pada Popda 2 tahun lalu Batola berjaya di cabang dayung dengan menyapu bersih emas dari 6 nomor yang dipertandingkan.

Tahun ini tim Bumi Bahalap harus puas diposisi kedua dengan Banjarmasin yang unggul tipis sebagai juara umum cabor dayung. Pelatih tim dayung Batola Sabri mengungkapkan Batola sebenarnya bisa keluar menjadi juara umum jika tidak ada insiden pada nomor 1 putri 1000m dimna atlit dayung Batola bertabrakan dengan atlit dari Banjarmasin sehingga mendapat sanksi dan turun menjadi peringkat 2.”Cukup disesalkan insiden ini terjadi, kita sudah layangkan protes semoga ada tanggapan dari panitia, ” ungkap Sabri.

Selain itu, adanya nomor perlombaan baru pada cabang olahraga dayung yakni ergometer menjadi hantaman tersendiri bagi atlit Batola yang sudah berlatih keras setiap hari. “Ada nomor baru yakni ergometer, dimana dayung menggunakan mesin yang kita Batola belum memiliki alatnya. Dinomor ini kita kesulitan bersaing karena para atlit belum terbiasa, ” tambah Sabri.

Hal senada diutarakan Ahmad Rijali Hadi Kasi bina olahraga Disporbudpar Batola. Adanya cabang baru mesin ergometer membuat Banjarmasin bisa unggul. “Ini menjadi catatan dan evaluasi kita tersendiri. Hadirnya nomor baru ini perlu menjadi perhatian khusus bagi kita, menginhat dayung adalah cabang unggulan Batola, ” tambah Rijali.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Batola melalu Humas Koni Hery Sasmita menyampaikan ucapan selamat atas raihan atlit dayung Batola ini. “Kita ucapkan selamat atas raihan atlit dayung kita. Semoga protes yang kita layangkan bisa menambah satu emas lagi bagi Batola, ” ungkap Hery yang juga ketua KNPI Batola ini.

Hery juga menyampaikan sampai 15 Juli pukul 20.00 Batola telah meraih 7 emas, 10 perak dan 17 perunggu. Dengan cabang olahraga antara lain ;Dayung 4 Emas, 4 Perak, 2 perunggu; Karate 2 perunggu; Renang 1 Perak , 2 Perunggu; Kempo 2 Perak, 5 Perunggu; Tinju 1 Perak 2 Perunggu; Gulat 3 emas; Judo 2 perak 4 perunggu.

Aulia Noor atlit dayung Batola yang ikut menyumbang emas di nomor 4 dayung putri 1000m dan 2 dayung putri 1000m mengaku cukup puas dengan raihan ini. Mengingat dirinya bersama teman2 atlit dayung lainnya telah berlatih selama satu bulan penuh dengan istirahat hanya pada jum’at pagi dan minggu sore. “Terlepas dari insiden yang ada kami cukup senang bisa ikut menyumbangkan 2 emas bagi Batola, ” ungkap siswi SMAN 1 Marabahan ini.

(Prokopimda Batola)

berita-image
Admin
Kamis, 22 Juli 2021
“MAHELAT LEBO” KEMBALI MEMUKAU WARGA KOTABARU

Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021 kembali di gelar oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru. Even Pariwisata dan Budaya ini dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 9 s.d. 11 Juli 2021 dan dipusatkan di Pantai Gedambaan Sarang Tiung Kabupaten Kotabaru. Pada even kali ini Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Barito Kuala meninjau kegiatan tersebut dan mengirim “Sanggar Permata Ije” sebagai Tim Kesenian yang turut bergelar di Kotabaru.

Acara ini di buka pada Jumat malam tanggal 9 Juli 2021 di Pantai Gedambaan Sarang Tiung Kotabaru. Dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Bapak Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir secara Virtual. Juga dihadiri secara langsung oleh Bupati Kotabaru, Wakail Bupati Kotabaru, Anggota Forkopimda Kabupaten Kotabaru, Ketua TP. PKK Kabupaten Kotabaru, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan dan Perwakilan Seluruh Dinas yang membidangi Pariwisata di Kabupaten/ Kota se Kalimantan Selatan. Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021 mengusung tema “Magic from the sea” ini merupakan sebuah even Pariwisata dan Budaya Kabupaten Kotabaru yang juga masuk dalam salah satu Even Pariwisata Nasional.

Banyak rangkaian acara dan kegiatan dalam Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021, diantaranya adalah Lomba Kreasi Memasak, Bazar UMKM, Lomba Tari Melayu Pesisir se-Kabupaten Kotabaru, Pertunjukan Musik Etnis Bajau, Pawai Budaya Tim Kesenian Kabupaten/Kota, Lomba Fashin Karnaval Busana Daur Ulang, dan Pagelaran Seni Budaya pada malam Closing Ceremony. Selain itu juga acara ini menghadirkan artis-artis pendukung dari Kota Banjarmasin seperti Tommy Kaganangan, Dj. Adies Momo dan Chef Agus Sasirangan.

Dalam Pawai Budaya Tim Kesenian seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan yang dilaksanakan pada Minggu Pagi tanggal 11 Juli 2021, Kabupaten Barito Kuala melalui Sanggar Permata Ije Jela membawakan sebuah atraksi “Mahelat Lebo” yang menyedot banyak perhatian pengunjung karena semburan apinya. Sebuah tarian khas Kabupaten Barito Kuala ini dibawakan dengan penuh semangat oleh para penari. Mahelat Lebo sendiri menggambarkan tentang kesiapsiagaan suku Dayak Bakumpai dalam mempertahankan Lebo atau kampung yang mereka cintai dari gangguan yang mengancam. Menggunakan mandau dan talabang serta di dukung dengan semangat bagaikan api yang  menyala-nyala mereka turut berjuang untuk mencapai kemakmuran bersama.

Selanjutnya pada malam Closing Ceremony Pemerintah Kabupaten Barito Kuala memberikan penghargaan kepada seluruh Kabupaten/ Kota pendukung Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021. Pada malam penutupan ini juga kembali Kabupaten Barito Kuala melalui Sanggar Permata Ije Jela menampilkan sebuah Tari “Halu Dumah”  sebagai sajian pagelaran seni pada malam itu. Sebuah tari yang diilhami oleh Tari Penyambutan Sinoman Hadrah. Dalam Bahasa Bakumpai “Halu” bermakna sambut dan “Dumah” berarti datang. Selain penampilan Kabupaten/ Kota juga ditampilkan perwakilan dari beberapa provinsi yang turut berpartisipasi secara virtual dan acara Festival Budaya Sa-Ijaan Tahun 2021 ini ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Kotabaru dan dihadiri oleh seluruh perwakilan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.

Seluruh rangkaian kegiatan pada Festival Budaya Sa-jaan Tahun 2021 ini telah memenuhi standar CHSE dan mematuhi protokol kesehetan. Seluruh pengisi acara dan tamu yang masuk wilayah pantai Gedambaan telah melewati tahapan Swab Antigen sebagai syarat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh pendukung acarapun wajib menggunakan mamsker dan faceshield serta menjaga jarak selama acara berlangsung.

(odie)

berita-image
Admin
Kamis, 22 Juli 2021
“MILA” BOYONG SELEMPANG PUTERI FAVORIT

Gelaran Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2021 telah selesai. Acara ini di awali dari pendaftaran dan audisi di Kabupaten/ Kota pada tanggal 26 Maret s.d. 26 Mei 2021. Nurmilasari terpilih sebagai Putri Pariwisata Kabupaten Barito Kuala 2021 yang mewakili ke tingkat provinsi Kalimantan Selatan. Gadis berusia 20 tahun yang kerap di panggil “Mila” ini merupakan alumni Diang Barito Kuala 2018.

Tahun 2021 ini merupakan kali pertama Disporbudpar Kabupaten Barito Kuala mengikuti kegiatan Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan. Kegiatan ini telah direstui oleh Bupati Barito Kuala Ibu Hj. Noormiliyani. A.S. Beliau berharap Putri Pariwisata Barito Kuala bisa berhasil dalam Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan dan bisa menjadi promotor wisata Kabupaten Barito Kuala ke luar daerah.

Persiapan demi persiapan telah dilakukan, dari pembekalan materi, latihan penampilan bakat, persiapan kostum, fotoshoot, videoshoot dan training make up untuk menunjang serta meningkatkan kemampuan dalam mengikuti kegiatan tersebut. Nurmilasari telah mendapatkan pembekalan langsung tentang pengembangan industri kreatif kerajinan purun tikus khas Desa Parimata Kecamatan Belawang oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Barito Kuala ibu Hj. Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor. Beliau berharap Putri Pariwisata Barhito Kuala juga mampu mengenalkan produk lokal sebagai ekonomi kreatif yang bisa menghasilkan untuk masyarakat.

Selain itu “Mila” juga telah mendapatkan pembekalan tentang fashion dari Sixwimanagement dan latihan penampilan bakat dari Sanggar Permata Ije Jela untuk menunjang penampilannya. Dalam persiapannya juga telah diadakan Sesi Fotoshoot untuk beberapa outfit dan juga sesi pembuatan video promosi wisata. Ekowisata Pulau Curiak dipilih sebagai destinasi wisata yang akan dipromosikan. Keunikan hutan mangrove dan eksotisme Bekantan di pulau ini menjadi poin utama untuk dipresentasikan pada malam Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2021.

Pada hari minggu 13 Juni 2021 telah diadakan Technical Meeting Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2021 di Swissbell Hotel Banjarmasin. Dalam acara ini telah dibahas tentang ketentuan dan aturan teknis pelaksanaan kegiatan Karantina Terbuka dan Tertutup serta pelaksanaan Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2021. Karantina terbuka dilaksanakan tanggal 19 s.d. 21 Juni 2021. Dalam pelaksanaannya para finalis Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2021 mengikuti berbagai kegiatan kunjungan seperti wisata susur sungai dan berkunjung ke Pasar Terapung Lok Baintan, dilanjutkan ke Banjarmasin Post dan Harfit Fitnes. Dihari kedua karantina terbuka mereka juga berkunjung ke Amanah Borneo Park di Banjarbaru. Di sini para finalis melakukan sesi fotoshoot challenge dan “Mila” berhasil memenangkannya. Pada hari ketiga karantina terbuka diadakan sesi fotoshoot evening gown di Ballroom Swissbell Hotel Banjarmasin bersama D’Jingga Fotografi.

Memasuki tahapan utama dalam pemilihan ini yaitu Karantina Tertutup  yang dilaksanakan tanggal 24 s.d. 27 Juni 2021 di Swissbell Hotel Banjarmasin.  Dalam tahapan ini semua finalis mendapatkan pembekalan tertutup dari beberapa narasumber yaitu pembekalan tentang kebudayaan dari budayawan, pembekalan pariwisata dari Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, pembekalan dari Putra Pariwisata Nusantara 2021 serta beauty class dari Inez Cosmetic dan Utary Premium Eye Lash. Di hari kedua para finalis melewati tahapan interview dengan dewan juri untuk menggali potensi semua finalis. Kemudian di malam harinya diadakan tes penampilan bakat finalis dan Nurmilasari membawakan tari “Batuyang” karya Sanggar Permata Ije Jela. Di hari ketiga the putries mendapat pembekalan tentang catwalk dan gladi penampilan grand final.

Pada malam harinya diadakan Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan selatan Tahun 2021 di Area Swimming Fool Swissbell Hotel Banjarmasin. Acara di hadiri dan dibuka secara resmi oleh Pejabat Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan ini juga Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Barito Kuala Bapak Bapak H. Wahyudi, S.H., M.H. berhadir untuk memberikan dukungan kepada Putri Pariwisata Kabupaten Barito Kuala. Diawali dengan opening number seluruh finalis dengan balutan busana kebaya dan kain sasirangan. Kemudian finalis melakukan sesi presentasi wisata daerah. Nurmilasari mempromosikan ekowisata pulau curiak dengan pesona hutan mangrove dan bekantan. Kemudian diumumkan Top 6 dan Nurmilasari berhasil masuk dalam jajaran 6 besar yang selanjutnya akan menerima pertanyaan langsung dari dewan juri.

Perjuangan Mila terhenti di 6 besar dan tidak bisa lanjut ke Top 3. Namun saat pengumuman juara atribut, Putri Pariwisata Kabupaten Barito Kuala ini di nobatkan sebagai Putri Pariwisata Kalsel Favorit Tahun 2021 dan berhak mendapatkan hadiah Uang Pembinaan Sebesar Rp. 10 Juta dan hadiah lainnya. Prestasi ini cukup membanggakan untuk Kabupaten Barito Kuala yang untuk pertama kalinya mengikuti ajang ini. Semoga di tahun mendatang dapat lebih ditingkatkan lagi.

(odie)

berita-image
Admin
Jumat, 11 Juni 2021
DISPORBUDPAR KEMBALI BERDUKA, KEPALA DISPORBUDPAR TUTUP USIA

Kabar duka kembali menyelimuti Pemerintah Kabupaten Barito Kuala khususnya lingkup Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Barito Kuala, setelah sebelumnya ditinggalkan Kabid Pariwisata Rosida Watty, S.Sos yang berpulang sebelum mengakhiri masa bakti sebagai ASN di Barito Kuala yaitu pada tanggal 13 Oktober 2020, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Gusti Ruspandi, S.Pd, M.AP meninggal dunia, Sabtu (22/05/2021) malam sekitar pukul 21.30 Wita di kediamannya di Kompleks Keruwing Indah, Desa Semangat Dalam Kecamatan Alalak.

Gusti Ruspandi yang dikenal mudah akrab dengan semua orang itu mengabdi di Barito Kuala sejak 1985 sebagai guru di SDN Waringin Kencana di Kecamatan Wanaraya hingga 2002. Almarhum juga pernah mengajar di SMPN Belawang dan selanjutnya menduduki jabatan Kasi Pemuda dan Olahraga di Dinas Pendidikan Batola sejak 2006. Sebelum dipercaya menjadi Kadisporbudpar sejak 2019, Gusti Ruspandi menempati posisi Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan.

Selama memimpin Disporbudpar Batola, cukup banyak terobosan yang berhasil dilakukan Beliau, Di antaranya memperjuangkan Batola memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kemenpora untuk pembangunan gedung olahraga (GOR) Tipe B, kendati dalam situasi banyaknya anggaran yang refocusing untuk penanganan Covid-19, Hanya 2 (dua) daerah yaitu Kabupaten barito Kuala serta Kabupaten Paniai (Papua) yang berhasil mendapat alokasi pembangunan GOR tipe B diantara 29 daerah yang lolos verifikasi akhir.

Sarana olahraga yang berada di Jalan Tarutan Marabahan yang diberi nama GOR Setara tersebut telah selesai dibangun sejak akhir Januari 2021. Selain GOR, lelaki pekerja keras tersebut juga tengah mengupayakan pembangunan kanal dayung bertaraf internasional di Marabahan. Pembangunan venue seluas 100 x 1.500 meter ini bersumber dari APBN serta Pembangunan Kolam Renang. Kanal itu nantinya juga diharapkan bisa berfungsi untuk meminimalisir dampak banjir dan sumber air untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

Suasana kesedihan tampak menyelimuti kepergian Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Kadisporbudpar) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Gusti Ruspandi,S.Pd, M.AP. Minggu (23/05/2021) pagi, menjelang prosesi pemakaman, banyak warga melayat ke rumah duka yang berada di Komplek Keruwing Indah Jalan Merak No 7 RT 37 Desa Semangat Dalam Kecamatan Alalak.

Tampak pula berhadir Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor beserta isteri Hj Saraswati Dwi Putranti, Sekda H Zulkipli Yadi Noor, sejumlah pimpinan SKPD, para ASN, para staf almarhum semasa menjabat, para tetangga, kerabat, keluarga, dan handai taulan.

Sebelum meninggal dunia, lelaki ramah itu sempat dirawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin sejak 16 Mei 2021 dengan diagnosis penyakit jantung. Almarhum sebenarnya sudah pulang ke rumah Jumat (21/05/2021). Namun Allah berkehendak lain.

Prosesi pemakaman Gusti Ruspandi diawali upacara pelepasan yang dipimpin Sekretaris Daerah H Zulkipli Yadi Noor. Selanjutnya jenazah dibawa ke Mesjid Attaubah untuk shalat fardhu kifayah. Usai dishalatkan almarhum diberangkatkan ke alkah keluarga di Banjarbaru untuk dimakamkan.

Dalam amanat pengantar jenazah Sekdakab Batola, Zulkipli Yadi Noor, mendoakan semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT atas pengabdian kepada banua, negara, dan agama. Hal senada juga disampaikan Wabup H Rahmadian Noor. Ia menyatakan, atas nama pribadi, Pemkab Batola, dan masyarakat turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.

“Kita doakan semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak atas amal ibadah dan pengabdian selama ini,” ucap wabup yang akrap disapa pak Rahmadi tersebut. Sementara kepada keluarga yang ditinggalkan, wabup mengharapkan, meski terasa sangat berat hendaknya dapat sabar, ikhlas, dan tabah dalam menerima cobaan dari Allah SWT.